Dua tahun di Mommies Daily - Adisty Titania

Senin, 02 Februari 2015

Dua tahun di Mommies Daily


Nggak terasa, hari ini gue genap 2 tahun jadi penghuni FDHQ. Tempat di mana gue bisa banyak nimba ilmu, khususnya soal dunia parenting.



Makasih, ya, Lita... waktu itu sudah kasih kabar kalau di Mommies Daily butuh editor buat bantuin elo untuk ngejaga gawang. Terima kasih QB sudah kasih kesempatan untuk gue bergabung kerja di sini. Terus terang, waktu itu gue rada nggak PD untuk ngelamar di sini. Lah wong sebelumnya memang nggak pernah kerja di media parenting. Kalaupun suka nulis, ya, hanya sesekali kalau memang ada side job seperti di majalah Bella Donna The Wedding atau Mom Dad and I, selebihnya pengalaman gue kan memang di majalah pria dewasa.

Waktu tau gue pindah ke Mommies daily, banyak temen yang komentar, "Udah insaf ya, Dis?" Padahal pertanyaan itu kayanya sama nggak cocok ditujukan buat gue. Kalau pun dulu orang-orang yang gue wawancara nggak jauh dari model-model seksi, gue sih ngerasa biasa aja. Lah kalau ngerasa ada sesuatu, jutru patut dipertanyakan dong, ya, hahahaa....

Belum lagi kalau ingat gaya menulis di Mommies Daily itu kan nggak sama dengan media lainnya. Di mana di Mommies Daily, gaya penulisannya memang seperti nge-blog, sementara gue sendiri jarang banget nulis blog. Dan selama ini penulis lepas di Mommies Daily juga keren-keren banget. Singkat kata, gue minder deeeh....

Bahkan waktu Lita minta contoh tulisan, gue mesti bolak balik tanya ke suami, "Udah bagus belum sih, tulisan gue? Kasih masukan, ya.... " Dan seperti biasa, dengan lempeng bapake cuma jawab, "Tulisan kamu itu standart banget,.... kurang luwes, makanya sering-sering baca...".  Umh, baiklah! Meskipun jawabannya nggak bikin gue happy, tapi seenggaknya lewat jawaban jujur ini gue bisa dapat masukan penting. 

Ya, kalau dibanding penulis lain di Mommies Daily, jelas gue belum ada apa-apanya. Awal masuk aja, gue juga mesti banyak belajar menyesuaikan gaya bahasanya. Ehh... gue juga jadi inget salah satu komentar temen deket yang bilang, “Elo mah mau nulis kalau ada bayarannya aja, ya, Dis?” Hahahhaa.... padahal nggak juga, sih. Nulis bisa dibilang salah satu hobi gue. Lagian zaman serang nge-blog kan juga sudah menghasilkan. Bahkan nggak sedikit orang-orang yang menjadikan blog sebagai matapencahariannya. Umh... mudah-mudah, dalam waktu dekat gue juga bisa gitu, ya!



Yang jelas, banyak banget pengalaman dan pelajaran baru yang gue dapetin di sini. Mulai dari ilmu yang berkaitan dengan dunia parenting, public speaking, dan tentunya belajar banyak soal media digital. Sayangnya, bertepatan dengan pengumuman gue dua tahun di MD, ada berita menyedihkan yang mau nggak mau harus diterima. Yaaaa.... namanya juga hidup, memang seperti itu kan, ya? Ada pahit dan manis, ada putih dan hitam. 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar