Play IQ, Bantu Mengukur Perkembangan Si Kecil - Adisty Titania

Sabtu, 20 Desember 2014

Play IQ, Bantu Mengukur Perkembangan Si Kecil


“Ibu.... ini mainan apa, sih? Bumi nggak suka...”

Duh, kebayang nggak kalau kita beliian mainan untuk si kecil tapi ternyata yang dibeliin nggak suka? Iiih... KZL!  

Duluuu.... saya sama sekali nggak pernah membayangkan kalau memilih maian untuk anak akan sesulit ini. Kenyataannya, setelah dianugrahi seorang anak laki-laki, saya baru sadar kalau memilihkan mainan itu memang gampang-gampang susah. Ternyata memang ada banyak faktor yang harus kita perhatikan sehingga mainan yang kita belikan bermanfaat untuk perkembangannya.

Memang apa saja sih yang harus diperhatikan? Buaanyaaak!

Sejauh ini, sih, saya akan memilihkan mainan yang sesuai dengan usianya. Misalnya, nih, ketika Bumi bayi saya memilihkan mainan yang bisa membantu menstimulai tangan atau kordinasi mata. Sementara sekarang ini ketika Bumi sudah beusia balita, tentu saja saya lebih memilihkan mainan yang bisa mengembangkan kreativitas dan imajinasinya. Faktor lain yang nggak kalah penting tentu kualitasnya, di mana produk mainan yang kita pilih memang harus aman. Lagi pula,  kalau beli mainan yang kualitasnya baik itu kan jadi lebih awet. Tandanya, nanti bisa dilungsurin untuk adik-adiknya Bumi #IbuBijak #IbuIrit

Yang pasti kalau ngomongin dunia anak-anak memang nggak akan bisa dilepasin dari yang namanya bermain. Lewat bermain anak-anak bisa belajar dan  mengeksplorasi lingkungan sekitarnya. Baik mempelajari hal-hal baru dan kapan harus menggunakan keahlian tersebut, serta memuaskan apa yang menjadi kebutuhannya mereka. Lewat bermain, kecerdasan intelektual, koginitif, language, emosional sosial, bisa dikembangkan.

Syaratnya, memang jenis permainannya bervariasi dan disesuaikan kemampuan anaknya lebih dulu. Jangan sampai kita beliin mainan untuk yang nggak cocok untu perkembangan si anak. Selain memang nanti mainannya jadi nggak menarik, memberikan mainan yang nggak sesuai dengan kebutuhan dan perkebambangn anak malah bisa bikin stres atau depresi. Nah, tugas kita deh yang harus tau milestone anak sesuai usianya sehingga bisa memberikan mainan yang tepat.

Beruntung banget, beberapa waktu lalu saya diundang oleh MommiesDaily yang mengadakan acara bersama Fisher Price. Wah, buat kalangan ibu-ibu macam saya pasti sudah tau merek yang satu ini, dong, ya? Dari segudang merek mainan yang saya tau, Fisher Price ini kualitasnya oke, banget! Aweet! Ya... memang sih, dalam hal ini harga 
memang nggak pernah bohong. Ada harga ada rupa...



Bukti lain yang bisa menunjukan kalau Fisher Price® ingin membantu para ibu macam saya memilihkan mainan yang tepat untuk anak-anaknya lewat peluncuran “Play IQ… Lebih dari Main!”. Ada yang pernah mendengar soal ini? Jadi, Di mana Play IQ, Lebih Dari Main ini merupakan sebuah sarana untuk membantu orangtua memahami perkembangan fisik, kognitif dan sosial emosional anak. Dengan memahami konsep Play IQ ini, kita sebagai orangtua bisa lebih mudah mengukur tahapan tumbuh kembang anak, mengawasi kemajuan anak, dan memberikan stimulus lewat mainan yang tepat. Tentunya disesuaikan dengan usia dan tumbuh kembang si anak.

Konsep Play IQ ini dikembangkan berdasarkan pada 3 pilar utama perkembangan anak yaitu, Fisik, Kognitif dan Sosial-Emosional (FKS). Ketiga pilar ini akan berkembang seiring dengan tumbuh kembang anak. Konsep ini akan menunjukkan lebih lanjut perkembangan masing-masing pilar sehingga orang tua dapat memonitor perkembangan FKS anak mereka dan dapat memberikan stimulasi agar tumbuh kembangnya maksimal. 


Yang perlu digaris bawahi, tahap perkembangan anak nggak bisa disamaratakan. Walaupun usianya, sama-sama 3 tahun, tapi perkembangannya belum tentu sama. Dari 3 pilar di atas, Fisher Price mengidentifikasi ada 87 pencapaian perkembangan anak saat berumur 2 tahun.

Selain itu, untuk memudahkan para orangtua seperti kita dalam mengukur perkembangan serta mengasah potensi anak, Fisher Price sudah mengkategorikan sebagai 7 Persona Play IQ. Apa saja?

The Little Legend : anak menonjol dari sisi fisik

The Learner Lover : anak menonjol di sisi kognitif

The Natural Charmer : anak menonjol di sisi social emosional

The Small World Explorer : anak menonjol di sisi fisik /kognitif

The Born Leader : anak menonjol di sisi fisik /social emosional

The Crowd Favorite : anak menonjol di sisi kognitif / social emosional

The Big Time Player : anak menonjol di sisi fisik /kognitif/ social emosional



Mau tahu si kecil sebenarnya masuk dalam kategori persona yang mana? Coba kunjungi website Play Iq, deh!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar