The Benefit Of Soy For Children - Adisty Titania

Jumat, 14 Januari 2011

The Benefit Of Soy For Children

Dibalik bentuknya yang kecil, kedelai memiliki segudang manfaat khususnya bagi si kecil. Salah satunya, membuat si kecil semakin cerdas.

Empat sehat lima sempurna. Ya, siapa yang tidak ingat dengan menu makanan bergizi yang selalu orang tua berikan untuk para buah hatinya. Makanan yang terbuat dari olahan berbahan dasar kacang kedelai, tahu dan tempe, juga termasuk didalamnya. Hal ini membuktikan bahwa kacang kedelai kaya akan gizi, yang baik untuk diberikan untuk buah hati Mom and Dad.


Tidak mengherankan jika, saat ini masyarakatpun semakin perduli dengan mengasup kedelai setiap saat, mulai dari dewasa hingga anak-anak. Apalagi jika mengingat kedelai tidak hanya dapat diolah menjadi tahu dan tempe saja. Salah satu yang menjadi favorit masyarakat adalah susu kedelai.

Di Cina saja, masyarakatnya telah terbiasa mengkonsumsi susu kedelai ini sejak abad kedua SM. Kebiasan ini pun akhirnya menulari masyarakat Jepang. Kebiasaan mengkonsumsi susu kedelai ini pun akhirnya berdampak positif. Dimana masyarakat disana dikenakdengan tingak kecerdasan yang terbilang tinggi, wanita Asia khususnya di kedua Negara tersebut juga memiliki resiko kecil mengalami sakit kanker.

Selain mencegah resiko penyakit kanker, kedelai yang bergizi juga dapat mencegah beragam penyakit lainnya. Mulai dari hipertensi, diabetes, osteoporosis, hingga antiaging. Maklum saja, kedelai memiliki kandungan yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Untuk itu, tidak ada salahnya jika Mom and Dad mulai membiasakan memberikan makanan yang berbahan dasar kedelai ataupun susu kedelai.

Kedelai banyak mengandung protein yang berfungsi sebagai pembangun tubuh. Hal ini tentu sangat bermanfaat dan baik untuk perkembangan sel-sel otak pada anak, protein kedelai menyehatkan tubuh, meningkatkan stamina, dan produksi sel tubuh yang baik.

Yang tidak kalah penting, protein kedelai yang sangat tinggi yang terdapat dalam kedelai tidak sama dengan kandungan protein lainnya. Para ahli menganggap bahwa protein dalam kedelai dapat mengubah proses yang terjadi pada liver dalam mengolah kolesterol, sehingga kadar kolesterol dalam darah yang dihasilkan berbeda jumlahnya.

Susu kedelai bermanfaat untuk anak pada masa pertumbuhan karena didalam susu kedelai terdapat bergam kandungan yang bermanfaat bagi tubuh, seprti isoflavon, protein, lemak atau asam linolenat ,vitamin, mineral dan serat yang tinggi juga asam amino terutama lesitin yang dapat berfungsi untuk kecerdasan anak, menjaga kepadatan tulang juga berfungsi sebagai antioksidan.” tutur dr. Margareta Komalasari Sp. A, dokter specialis anak yang berpraktek di Kemang Medical Care, Jakarta.

Bahkan, kacang kedelai merupakan satu -satunya dunia flora yang memiliki kandungan protein yang lebih besar. seperti yang diungkapkan dr.Margareta bahwa kandungan kedelai setara dengan kadar protein yang terkandung di dalam susu, daging, ikan, maupun keju.
Yang terpenting, di dalam kacang kedelai ini terkandung lecithin, dimana di dalam Lecithin ini juga terkandung banyak unsur yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan, sebagai sistem kekebalan tubuh, meningkatkan kecerdasan, membuat seseorang terlihat awet muda hingga panjang umur.

Lecithin merupakan salah satu komponen yang berfungsi dalam pembuatan dan aktivitas berbagai hormon dalam tubuh, seperti Hormon Adrenalin, Hormon Tiroid, dan hormon seks. Lecithin juga merupakan sumber Choline, di mana tanpa Choline, metabolisme tubuh akan terganggu karena lemak akan terperangkap di hati. Choline ini bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan, memperbaiki otak, meningkatkan daya ingat, meningkatkan dan memperbaiki fungsi hati, jantung dan alat reproduksi.

Tidak cuma itu saja, lecithin yang terkandung dalam kacang kedelai juga merupakan sumber Inositol atau komponen struktural dari Phospholipids yang ditemukan pada seluruh sel-sel tubuh.
Beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa kedelai sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh dimana kandungan gizi pada susu kedelai tidak berbeda dari susu sapi. Bahkan jauh lebih kaya akan gizi dibandingkan susu sapi. Susu kedelai bahkan juga dapat dijadikan alternatif terbaik pengganti susu formula yang kencenderungan mengandung bakteri jahat yang membahayakan kesehatan balita dan anak-anak.

Susu kedelai pun dapat diberikan pada bayi ataupun balita yang alergi terhadap susu formula. Seperti yang diungkapkan dokter yang juga praktek di RS. Pusat Pertamnia, “Susu kedelai dapat pada anak yang alergi dengan susu formula karena dalam susu kedelai terdapat lisin yang tinggi dan mengandung enzim lactase, untuk itu dapat diberikan untuk anak dengan intoleransi laktosa atau pada kongenital galaktosemia.”

Disamping itu, dr. Margareta juga menyarakankan agar pemberian susu kedelai ataupun makanan olahan kedelai mulai diperkenalkan diatas usia satu tahun. Sehingga manfaat yang terdapat di dalam kacang kedelai dapat terserap dengan baik dan maksimal.

Lebih lanjut, dr.Margareta juga menandaskan bahwa Mom and Dad perlu kreatif dalam menyajikan makanan berbahan kedelai. Selain tahu, tempe, dan susu, Mom and Dad dapat mengolah kedelai menjadi beragam makanan yang dapat menggoda buah hati. “Agar tidak bosan dengan menu yang itu-itu saja, kedelai bisa diolah menjadi steak, pizza ataupun burger. Dengan demikian, anak-anak pun dapat tertarik.” ungkapnya.

Jika ada Mom and Dad yang khawatiran dengan adanya pendapat yang mengatakan bahwa jika mengkonsumsi kedelai terlalu banyak, khususnya baik anak laki-laki, akan menyebakan anak tersebut menjadi “gemulai” tidak perlu dipercaya lagi. “Memang di susu kedelai terdapat estrogen yang tinggi yaitu fitoestrogen yang dapat mengganggu fungsi endokrin dan sebagi zat antitiroid pada bayi dapat meningkatkan resiko penyakit autoimun tiroid bukan menyebabkan menjadi keperempunan pada anak laki-laki,” pungkas dokter yang ramah ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar